<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7792">
 <titleInfo>
  <title>Sistem informasi manajemen aset penunjang ac pada Universitas Raharja</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ocktaviani, Desty</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Tangerang</placeTerm>
   <publisher>Universitas Raharja</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Universitas Raharja memiliki aset penunjang berupa 121 unit AC (Air&#13;
Conditioner). Selama ini kegiatan pencatatan dan pelaporan sudah berjalan&#13;
dengan baik, namun masih dilakukan secara manual dengan menggunakan lembar&#13;
kertas, sehingga saat petugas menyusun laporan, mengalami kesulitan karena&#13;
petugas harus merekap dan mencari kembali lembar kertas kwitansi yang akan&#13;
dibutuhkan. Tidak hanya kesulitan mencari kembali, apabila pada saat mencari&#13;
kembali lembar kwitansi itu hilang tentu menjadi masalah. Dengan menggunakan&#13;
sistem digital ini petugas tidak perlu mencari lembar kertas kembali dan membuat&#13;
pelaporan lagi karena semuanya sudah menjadi otomatis. Cara kerja sistem ini&#13;
hanya mengubah isian lembar kertas kwitansi menjadi form digital pada sistem&#13;
yang diisi oleh petugas. Kemudian bentuk fisik dari kwitansi tersebut diupload ke&#13;
dalam sistem sebagai bukti fisik untuk mendukung form digital. sehingga seluruh&#13;
informasi yang ada pada kwitansi terekam oleh sistem dan selanjutnya sistem&#13;
yang membuat laporan nya secara otomatis. Pengembangan sistem aset penunjang&#13;
ini dengan menggunakan metode PIECES. Data yang diperoleh dari hasil&#13;
observasi bersumber dari narasumber operator lapangan.&#13;
Kata Kunci: Aset penunjang, Formulir kertas, Sistem digital.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MI</topic>
 </subject>
 <classification>658.15</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Raharja Jl. Jendral Sudirman No. 40 Modern Cikokol Tangerang, Banten</physicalLocation>
  <shelfLocator>658.15 OCK s (MI-1920)</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S0735</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Raharja (Rak Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator>658.15 OCK s (MI-1920)</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7792</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-10-22 13:12:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-15 13:31:34</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>