<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10959">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA SISTEM MONITORING DAN NOTIFIKASI KUALITAS UDARA BERBASIS MOBILE APPLICATION</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IQBAL DESAM GIRINZIO</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Tangerang</placeTerm>
   <publisher>Universitas Raharja</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu peran penting bagi kehidupan makhluk hidup di permukaan bumi ini didominasi&#13;
oleh kualitas udara, latar belakang yang mendasar terletak pada tingginya tingkat pencemaran&#13;
udara yang ada di Indonesia, karena menurut pedoman terbaru WHO pada September 2021&#13;
kualitas udara di Indonesia 3 (tiga) kali lebih rendah dari standar yang telah ditetapkan.&#13;
Kondisi ini membuat masyarakat lebih sulit untuk mengantisipasi kualitas udara terkini,&#13;
semakin diperparah pada era pandemi Covid-19 yang penyebaran nya begitu cepat melalui&#13;
udara. Penelitian ini dapat meningkatkan tingkat akurasi informasi konsentrasi Partikulat&#13;
(PM10) dan Partikulat (PM2.5) diseluruh wilayah Indonesia, termasuk untuk mendeteksi&#13;
Sinar Ultraviolet (UV), kadar kimia dalam air hujan, dan lapisan ozon. Menjadi urgensi&#13;
penelitian yang perlu diperhatikan, karena jika tidak dapat melakukan monitoring kualitas&#13;
udara dengan cepat dan akurat, akan menyebabkan kerusakan material yang signifikan&#13;
bahkan resiko kematian akan meningkat, ditafsir oleh WHO bisa mencapai 264.301 jiwa.&#13;
Agar dapat turut serta meminimalisir kekhawatiran masyarakat, dan meningkatkan pelayanan&#13;
manajemen bencana terkait kualitas udara, maka dilakukan penelitian dengan metode&#13;
pengumpulan data, karena Artificial Intelligence membutuhkan data yang sangat banyak&#13;
maka dibutuhkan 3000 foto langit di berbagai lokasi Indonesia untuk dapat memprediksi baik&#13;
dan buruknya kualitas udara dalam jangka waktu pendek, dan hasil yang lebih akurat. Semua&#13;
data ini akan diolah menggunakan TensorFlow untuk memperkecil ukuran foto dan&#13;
penerapan machine learning di setiap device, proses pengumpulan data ini secara sustainable&#13;
dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk melatih sistem hingga tingkat akurasinya&#13;
mencapai 99%.&#13;
Kata Kunci : Manajemen Bencana, Kualitas Udara, Artificial Intelligence, TensorFlow,&#13;
Green Economy</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>004</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Raharja Jl. Jendral Sudirman No. 40 Modern Cikokol Tangerang, Banten</physicalLocation>
  <shelfLocator>004 GIR a (TI-2023)</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KP1608</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Raharja (Rak Kkp)</sublocation>
    <shelfLocator>004 GIR a (TI-2023)</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="938" url="https://drive.google.com/file/d/1KBawA---LDguobgZG6vV6y3YqHGpnxd_/view?usp=share_link" path="/https://drive.google.com/file/d/1KBawA---LDguobgZG6vV6y3YqHGpnxd_/view?usp=share_link" mimetype="text/uri-list">E-KKP</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10959</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-13 14:07:36</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-13 14:08:03</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>